-->

Rabu, 16 Maret 2016

Mblo!!! Buat Kamu Nich! Single Sampai Halal? Kamu Sanggup?

Single Sampai Halal? Kamu Sanggup?
Single itu ok.
Wahai anak muda yang sampai detik ini masih setia bergelut dengan kesendirian, tenangkanlah dirimu. Jika kamu termasuk mereka yang memilih untuk sendiri disaat kamu bisa mendapatkan kekasih, kamu patut bersyukur. Di tengah godaan masyarakat dan lingkungan yang begitu hebatnya, prinsip yang kamu pegang mungkin membawamu pada keadaan yang kurang menyenangkan. Cemoohan orang-orang sekitar yang menganggapmu kuno, sok alim, munafik dan lain sebagainya bisa jadi sangat mengganggu. Apalagi kamu yang belum menemukan tanda-tanda akan datangnya kekasih halal dalam waktu dekat, mungkin terbersit dibenakmu untuk mengambil jalan singkat dan mulai berpacaran. Tunggu dulu… Hal-hal berikut ini mungkin meneguhkan kembali prinsipmu yang mulai goyah!

1. Jomblo Bukan Hal Memalukan
Jomblo tidak memalukan.
Kamu malu mengakui statusmu sebagai jomblo? Ayolah, jomblo bukanlah suatu penyakit yang memalukan, bukan juga status yang harus disembunyikan. Banggalah mengatakan dirimu sebagai seorang jomblo karena kamu mempunyai banyak hal yang dirindukan oleh mereka yang terikat dengan pasangannya. Kemanapun kamu pergi, apapun yang kamu lakukan, hanya kamu dan dirimu. Tidak perlu lagi khawatir seseorang (yang tidak punya hak atasmu) akan marah karena kamu lupa izin kepadanya. Tidak perlu juga mengkhawatirkan kondisi seseorang—yang belum tentu jadi milikmu—ketika kamu jauh darinya.

2. Perhatian Bukan Hanya Berasal Dari Pacar
Perhatian keluarga.
Siapa sih yang tidak suka mendapat perhatian? Tentu kita semua bahagia ketika ada orang yang memperhatikan dan peduli terhadap kita. Tapi jika kamu mengira hanya pacar yang bisa memberimu perhatian, coba pikir lagi. Orang tua, saudara, dan sahabat adalah mereka yang akan senantiasa memperhatikan kamu dan menyayangimu dalam kondisi apapun. Merekalah yang selama ini menerima kamu apa adanya. Jadi, kenapa harus cemas ketika kamu tidak mendapat perhatian dan kasih sayang dari pacar? Selama masih ada mereka, kamu pasti baik-baik saja.
3. Jomblo Menjauhkan Dirimu Dari Maksiat
Jomblo menjauhkan maksiat.
Hal ini mungkin membuatmu berpikir beberapa kali untuk memutuskan mengambil jalan pintas menjemput jodoh dengan berpacaran. Seperti yang diketahui oleh semua muslim, berpacaran adalah sesuatu yang dilarang. Sayangnya, banyak yang berpura-pura tidak tahu, bahkan tidak mau tahu. Dalih pacaran sehat pun menjadi alasan bagi mereka untuk tetap berpacaran. “Kita tau batasan dan bisa jaga diri kok”. Kata-kata ini mungkin sering kamu dengar dari mereka yang membenarkan pacaran. Tapi, setan jauh lebih tahu kelemahan kamu. Daripada terjerumus lebih dalam ke jurang maksiat, menjauhinya membuatmu lebih aman.
4. Sendiri Membuatmu Lebih Jeli
Sendiri membuatmu jeli.
Kurang lebih maksudnya adalah, dalam kesendirian kita mampu menilai seseorang dengan lebih baik. Ketika kita mempunyai pacar, dialah yang terbaik dalam pandangan kita. Apalagi ketika hati dan pikiran sudah dirasuki oleh perasaan cinta, semua terlihat sama. Hal ini tentunya tidak baik ketika kita akan memilih pasangan seumur hidup. Memberi kesempatan bagi diri untuk “menyendiri” membuatmu lebih obyektif dalam memilah dan memilih pasangan.
5. Jomblo Menuntunmu Pada Jodoh Sejati
Jomblo kunci pembuka jodoh sejati.
Mumpung masih muda dan memiliki banyak peluang, manfaatkan sebaik mungkin! Berpacaran ibarat menutup pintu untuk mendapat jodoh yang lebih baik. Ketika mengetahui kamu berpacaran dengan orang lain, bisa jadi jodohmu yang sebenarnya menjadi enggan untuk mendekatimu. Meskipun jodoh tidak pernah tertukar, jangan sampai kita menghalang-halangi kedatangannya dengan perbuatan kita. So, kuat mempertahankan gelar single sampai halal?
Sumber : www.hipwee.com

Previous
Next Post »